Lenterailahi.bloggspot.com, Aksi kekerasan berandalan bermotor kembali terjadi di Bandung. Kali
ini dua korban yakni, Alex, 24, dan Fahmi, 19, yang berstatus mahasiswa
di salah satu perguruan tinggi di Bandung, harus dirawat di rumah sakit
setelah dikeroyok 10 orang berboncengan saat melintasi Jalan AH
Nasution, Bandung, Jawa Barat, Jumat (30/11/2012) dini hari, sekitar
pukul 01.00 WIB.
Berdasarkan keterangan Kapolsek Panyileukan
Kompol Rusad Nurdin Mulyadi yang didapat dari saksi mata di lokasi
kejadian, 10 orang berandalan bermotor berboncengan sama-sama melaju
dengan kedua korban. Tak tahu kenapa, salah satunya melempar kedua
korban dari arah belakang dengan botol.
"Saat itu, korban merasa
tidak terima, akhirnya korban berhenti dan terjadilah percekcokan. Saat
itulah, baku hantam terjadi. Keduanya dikeroyok dengan balok kayu.
Korban mengalami luka yang sangat parah di beberapa bagian tubuhnya,"
jelas Mulyadi saat ditemui di Mapolsek Panyileukan, Jalan Cibiru,
Bandung, Jawa Barat, Sabtu (1/12/2012) malam.
Alex mengalami luka
memar di bagian muka, kepala bahkan giginya rontok karena dihantam
dengan balok. Hal yang sama terjadi pada Fahmi. Selain dipukuli, Fahmi
digilas dengan sepeda motor oleh pelaku, setelah dia tergeletak di
jalan. Diyakini, korban dikeroyok oleh 10 orang pelaku dan dipukul
berkali-kali dengan balok.
"Berandalan motor itu langsung kabur
terkecir-kecir setelah kedua korban bergeletakan. Salah seorang saksi di
sekitar tidak berani membantu karena ketakutan, saat itu jalanan sangat
sepi sekali," jelasnya.
Beberapa menit kemudian, tibalah polisi
yang tengah berpatroli. Polisi langsung menghampiri kedua korban. Kedua
korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat di Ujungberung.
Sementara
itu, Fahmi harus dirujuk ke Rumah Sakit Santo Yusuf karena tim dokter
tidak mampu menanganinya. Diyakini, Fahmi mengalami patah tulang di
bagian iga kirinya karena digilas.
Saat ini polisi masih
menyelidiki para pelaku pengeroyokan tersebut. Polisi juga masih
menunggu keterangan lengkap dari korban, karena saat ini korban masih
tak sadarkan diri.
"Sebab akibatnya belum diketahui mendetail,
kami masih menunggu keterangan dari para korban yang sedang terbaring di
rumah sakit, setelah informasinya lengkap, kami akan selidiki para
pelakunya secara mendalam,
Sumber : Kompas.co.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar