Lenteraillahi.com, Ratusan Umat Islam di wilayah Jawa Timur, melakukan muzhoharoh / aksi untut menuntut pembubaran densus 88.
Berbagai
elemen masyarakat dan umat Islam yang turut serta, menurut Ustadz
Zulkarnaen, juru bicara JAT Wilayah Jawa Timur, antara lain: JAT, MMI,
GARIS, GAMIS, dan ormas yang lain serta mahasiswa berbagai kampus. Dalam
aksi tersebut terlihat beberapa media massa, antara lain ANTV dan TV
lokal Surabaya.
Aksi
dimulai 13.00 sampai 15.00, awal berbaris di depan kantor DPRD Jatim
menuju Polrestabes Surabaya kemudian kembali menyerukan Pembubaran
Dendus 88 di depan gedung DPRD Jatim. Saat bertemu dengan pers, ustadz
Zulkarnaen menyampaikan akan menyuarakan terus pembubaran Densus 88
hingga titik darah penghabisan.

“Secara
legal formal, kami melakukan aksi ini. Kami sampaikan bahwa Densus 88
berlindung di badan Polri kemudian dibiayai oleh asing. Dan inilah
sebagai bentuk perang salib, yang juga terjadi di Suriah, Rohingnya, dan
Palestina, serta negeri lainnya. Umat Islam dibantai tanpa banyak yang
melakukan pembelaan,“ ungkap ustadz Zulkarnaen, Jum’at (22/3/2012).
Dalam
orasi, ustadz Zulkarnaen menyeru umat Islam, khususnya bagi polisi dan
aparat yang masih mengaku muslim hendaknya berhati-hati dalam memberikan
stigma teroris kepada umat Islam.
“Anda
sekalian telah dipecundangi sehingga mereka (Densus 88) terus menerus
dengan proyek terorisme mendapatkan dana dari asing dan uang rakyat.
Mereka bukan penegak keadilan, tetapi kepanjangan tangan dari AS dan
sekutunya,“ tambah ustadz Zulkarnaen.

Dalam
nasyid yang dilantukan, ustadz Heru menyampaikan bahwa bekal iman yang
paling utama bagi kaum muslimin saat melawan musuh Allah dan Rasul-Nya
serta musuh umat Islam. “Meskipun senjata belum kami punya, tapi tekad
dan iman yang membaja, kami yakin Allah pasti menolong dengan
tentara-Nya,” tutur ustadz Heru.
Seluruh
peserta muzhoharoh terus melantunkan nasyid dan mendengarkan orasi dari
beberapa perwakilan ormas Islam. Di sekitar tempat aksi dan sepanjang
jalan juga diserukan agar umat Islam bersatu dalam mendukung tuntutan
pembubaran Densus 88 yang semakin meluas serta bukti-bukti yang semakin
nyata.
Terakhir, aksi ditutup dengan doa dan kaum muslimin mendirikan sholat ashar di masjid sekitar kantor DPRD Jatim.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar