JAKARTA--Lenterailahi.bloggspot.com, Jalur udara di Irak muncul sebagai alur pasokan senjata
pemerintah terkepung Presiden Suriah Bashar al-Assad, termasuk roket,
peluru kendali anti-tank, roket peluncur granat dan mortir, kata "The
New York Times" pada Sabtu malam.
Dengan mengutip keterangan
pejabat AS, yang tidak disebutkan namanya, suratkabar tersebut
mengatakan bahwa itu mengecewakan pemerintahan Presiden Barack Obama dan
AS berupaya membujuk Irak secara acak memeriksa penerbangan, yang
sebagian besar tidak berhasil.Iran memiliki saham besar di Suriah, yang merupakan sekutu setia Arab dan juga telah menyediakan saluran untuk dukungan Iran terhadap Gerakan Islam Hisbullah Lebanon, kata laporan itu.
Menurut surat kabar itu, Iran tampaknya telah diinformasikan oleh pejabat-pejabat Irak ketika inspeksi pesawat akan dilakukan, sehingga membantu Teheran menghindari deteksi.
Upaya Iran untuk membantu pemerintah Suriah telah dijelaskan dalam wawancara dengan belasan pejabat pemerintah AS, militer dan Kongres, kata The Times. "Penyalahgunaan wilayah udara Irak oleh Iran terus menjadi perhatian," kata surat kabar itu mengutip salah satu pejabat.
"Kami mendesak Irak untuk rajin dan konsisten dalam memenuhi kewajiban dan komitmen internasionalnya, baik dengan terus meminta inspeksi penerbangan di atas wilayah Irak dalam perjalanan ke Suriah dari Iran atau dengan menolak permintaan penerbangan pesawat Iran ke Suriah.
Sumber : REPUBLIKA.CO.ID

Tidak ada komentar:
Posting Komentar