WASHINGTON -- Lenterailahi.bloggspot.com, Utusan Organisasi Pembebasan Palestina (Palestine
Liberation Organisation/PLO), Maen Areikat, mengatakan rencana Israel
untuk membangun 3.000 unit permukiman baru di Tepi Barat mencerminkan
"kurangnya reaksi" Amerika terhadap gerakan sepihak Israel.
Areikat menyatakan sikap tegasnya, Jumat, di Washington sebagai
tanggapan atas pengumuman pejabat pemerintah Israel tentang rencana
Israel membangun 3.000 unit permukiman Yahudi. Pemukiman akan dibangun
di area yang disebut E-1 di Tepi Barat.
Israel mengumumkannya sehari setelah Palestina memenangkan pemungutan
suara di PBB sebagai negara peninjau non anggota yang ditentang AS dan
Israel.
''Pengumuman itu merupakan tantangan bagi mereka yang melawan usaha
Palestina meningkatkan status di PBB," kata Areikat seperti dikutip Miraj News Agency.
"Ini menunjukkan kurangnya reaksi Amerika Serikat dan masyarakat
internasional atas pelanggaran yang dilakukan Israel terhadap
kesepakatan sebelumnya yang mendorong kita mendapatkan status di PBB,”
tambahnya.
Areikat menilai sangat penting bahwa dunia, khususnya Amerika
Serikat, mengambil pendekatan berprinsip dan seimbang. Itu guna memaksa
Israel mematuhi hukum internasional.
Sumber : http://www.republika.co.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar