Lenterailahi.bloggspot.com, Sebanyak 16 orang tewas setelah mengkonsumsi obat batuk sirup di Kota
Lahore, Pakistan. Korban tewas kebanyakan adalah pecandu obat bius,
yang menyalahgunakan obat tersebut untuk pesta miras dan narkoba.
Korban berasal dari wilayah Shadra dekat ibu kota. Obat batuk yang
dijual di banyak apotik ini biasanya digunakan sebagai pengganti miras
untuk menimbulkan efek mabuk."
Beberapa korban tewas di pekuburan. Mereka
menggunakan pekuburan untuk tempat memakai narkoba," Pejabat Kepolisian
Lokal Atif Zulfiqar, mengatakan demikian kepada AFP, dan dilansir BBC,
pekan lalu. Otoritas Kesehatan Provinsi menyelidiki keberadaan obat tersebut di apotek yang tersebar di kota, lalu menyitanya untuk penyelidikan. Namun dikatakan obat tersebut tidak melewati batas tanggal kadaluwarsa, dan masih layak konsumsi.
Seorang dokter di Kementerian Kesehatan mengatakan obat sirup
tersebut kemungkinan sengaja dicampur dengan zat lain. Dan mereka yang
tewas belum tentu disebabkan oleh obat batuk tersebut.
Ini bukan kejadian pertama kali di Pakistan. Januari lalu tidak kurang dari seratus orang tewas karena persoalan obat lainnya. Ratusan pasien jantung di sebuah rumah sakit milik pemerintah mengalami nasib serupa ketika menenggak obat yang diberikan pemerintah.
Ini bukan kejadian pertama kali di Pakistan. Januari lalu tidak kurang dari seratus orang tewas karena persoalan obat lainnya. Ratusan pasien jantung di sebuah rumah sakit milik pemerintah mengalami nasib serupa ketika menenggak obat yang diberikan pemerintah.
Sumber : REPUBLIKA.CO.ID

Tidak ada komentar:
Posting Komentar