DAMASKUS---Korban tewas akibat kekerasan yang terjadi di Suriah telah
menembus 400 orang hingga Sabtu (29/12) waktu setempat. Korban itu
termasuk 150 orang militer yang ditemukan tewas di Dir Baalba.
Seperti dilaporkan AlArabiya,
Di Aleppo, sedikitnya 20 orang tewas akibat pecahnya bentrokan antara
militer dan anggota Angkatan Pembebasan Suriah (FSA). Media Center
Suriah melaporkan roket ditembakkan dari wilayah Mar-ea, Aleppo.
Tragedi kemanusiaan terjadi di Kota Khamsya di dekat Aleppo. Konflik yang terjadi membuat penerbangan ke kota itu dibatalkan. Otoritas Bandara Kairo mengatakan pihaknya menghentikan penerbangan ke Aleppo karena masalah keamanan.
Penghentian penerbangan itu merupakan yang pertama kali dilakukan. Penerbangan dihentikan karena kekerasan terjadi di dekat bandara. Kelompok oposisi menyerang bandara untuk menghentikan pasokan dan serangan udara dari pemerintah.
Suriah Airlines merupakan satu-satunya armada yang masih terbang ke Damaskus. Penerbangan dilakukan sekali sehari. Selain menyerang bandara, kelompok oposisi juga menyerang jalanan dengan senjata api
Tragedi kemanusiaan terjadi di Kota Khamsya di dekat Aleppo. Konflik yang terjadi membuat penerbangan ke kota itu dibatalkan. Otoritas Bandara Kairo mengatakan pihaknya menghentikan penerbangan ke Aleppo karena masalah keamanan.
Penghentian penerbangan itu merupakan yang pertama kali dilakukan. Penerbangan dihentikan karena kekerasan terjadi di dekat bandara. Kelompok oposisi menyerang bandara untuk menghentikan pasokan dan serangan udara dari pemerintah.
Suriah Airlines merupakan satu-satunya armada yang masih terbang ke Damaskus. Penerbangan dilakukan sekali sehari. Selain menyerang bandara, kelompok oposisi juga menyerang jalanan dengan senjata api
Sumber : Republika.co.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar