DOHA -- Palapor khusus PBB untuk Palestina, Richard Falk mengungkap
fakta bahwa sebelum pecahnya aksi militer pada November lalu, tidak ada
satupun warga Israel yang dibunuh oleh Palestina. Sebaliknya, sejak
Januari 2009, Israel telah menghabisi 271 nyawa masyarakat Palestina
yang tinggal di Gaza. "Laporan ini berdasarkan angka yang disusun oleh
LSM HAM Israel, B'Tselem," ujar Falk seperti dikutip Aljazeera.
Jumat (21/12) lalu, Israel kembali menyerang warga sipil dengan
menembak lima orang petani Palestina. Israel mengklaim kelima petani itu
telah memasuki lahan Israel.
Terkait tindakan Israel, Palestina bersiap melaporkannya ke pengadilan Kejahatan Internasional (ICC). Karenanya, Palestina pun bersiap untuk membahas keanggotaan mereka di ICC.
Duta Besar Palestina untuk Indonesia Fariz Mehdawi mengatakan, negaranya membutuhkan langkah ini. Tujuannya, untuk melaporkan segala tindak kekerasan yang dilakukan militer Israel. “Kami akan mengonsolidasikannya dengan negara-negara sahabat,” katanya di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Mehdawi menegaskan, Palestina seperti negara lain berhak membela diri dan meminta keadilan internasional. Prosedur permohonan akan diikuti. Menurutnya, Presiden Palestina Mahmud Abbas memang telah berencana maju ke ICC.
Terkait tindakan Israel, Palestina bersiap melaporkannya ke pengadilan Kejahatan Internasional (ICC). Karenanya, Palestina pun bersiap untuk membahas keanggotaan mereka di ICC.
Duta Besar Palestina untuk Indonesia Fariz Mehdawi mengatakan, negaranya membutuhkan langkah ini. Tujuannya, untuk melaporkan segala tindak kekerasan yang dilakukan militer Israel. “Kami akan mengonsolidasikannya dengan negara-negara sahabat,” katanya di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Mehdawi menegaskan, Palestina seperti negara lain berhak membela diri dan meminta keadilan internasional. Prosedur permohonan akan diikuti. Menurutnya, Presiden Palestina Mahmud Abbas memang telah berencana maju ke ICC.
Sumber : Republika.co.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar