Juru bicara Jaksa Agung dan Kehakiman Republik Islam Iran Gholam
Hossein Mohseni Ejei mengatakan, Tehran telah mengeluarkan dakwaan
terhadap 18 pejabat Amerika Serikat yang diduga terlibat dalam kejahatan
terhadap Iran.
Hal itu dikatakan Mohseni Ejei dalam konferensi pers yang digelar pada Senin (17/12).
Ia menandaskan, sebelum dan sesudah Revolusi Islam tahun 1979, AS telah secara langsung dan tidak langsung melakukan segudang kejahatan terhadap Iran.
Hal itu dikatakan Mohseni Ejei dalam konferensi pers yang digelar pada Senin (17/12).
Ia menandaskan, sebelum dan sesudah Revolusi Islam tahun 1979, AS telah secara langsung dan tidak langsung melakukan segudang kejahatan terhadap Iran.
''Banyak aktivitas terorisme dan kudeta telah dilakukan dengan
keterlibatan langsung atau tidak langsung Washington,'' ujarnya seperti
dikutip Irib.
"Dalam hal ini, dakwaan terhadap sejumlah pejabat Washington telah dikeluarkan, termasuk beberapa pejabat Dinas Intelijen AS (CIA) dan telah dikirim ke Departemen Kehakiman Tehran untuk ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan," ujarnya.
Menurut Mohseni Ejei, Peradilan Iran berencana mengeluarkan dakwaan terpisah terhadap sejumlah pejabat rezim Zionis Israel.
Sejak tahun 2009, lima ilmuwan nuklir Iran telah menjadi sasaran teroris. Iran menyebut operasi itu disponsori Barat.
"Dalam hal ini, dakwaan terhadap sejumlah pejabat Washington telah dikeluarkan, termasuk beberapa pejabat Dinas Intelijen AS (CIA) dan telah dikirim ke Departemen Kehakiman Tehran untuk ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan," ujarnya.
Menurut Mohseni Ejei, Peradilan Iran berencana mengeluarkan dakwaan terpisah terhadap sejumlah pejabat rezim Zionis Israel.
Sejak tahun 2009, lima ilmuwan nuklir Iran telah menjadi sasaran teroris. Iran menyebut operasi itu disponsori Barat.
Sumber : Republika.co.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar