YERUSALEM -- Israel kian kalap mencaplok wilayah Palestina. Meski
dikecam dunia, Negeri Zionis itu tetap melanjutkan pembangunan
permukiman Yahudi di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.Seperti laporan kantor berita Palestina, Ma’an, Rabu (19/12), Kementerian Dalam Negeri Israel tak segan mengeluarkan izin pembangunan permukiman Yahudi. Proyek tahap awal telah siap dieksekusi untuk pembangunan 1.500 rumah baru yang berlokasi di Ramat Solomon Shlomo.
Juru bicara Kemendagri Israel, Efrat Orbach mengatakan Majelis Hakim Israel kini mulai membahas rencana baru membangun 4.500 rumah di dua kawasan permukiman lainnya, yaitu Givat Hamatos dan Gilo. Jadi perumahan yang akan dibangun Israel akan mencapai enam ribu rumah.
Secara terpisah, Palestina melihat permukiman Yahudi menjadi hambatan besar Palestina merdeka dengan Yerusalem sebagai ibukota.
"Pembangunan permukiman Yahudi merupakan tindakan sepihak dan benar-benar merugikan kelangsungan upaya solusi dua negara, dan kemungkinan bagi bangsa kami untuk terus eksis. Pada dasarnya ini adalah serangan terhadap hak-hak rakyat kami untuk hidup," tegas Perdana Menteri Palestina Salam Fayyad, Senin (17/12) seperti dinukil dari mirajnews.com
Sumber : Republika.co.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar