Sejarah Umar Bin Khattab setidaknya akan mendidik kita dengan berbagai nilai penting yang berguna di dalam kehidupan zmasa kini. Siapa sebenarnya umar bin khattab itu dan bagaimana riwayat singkat kehidupannya di masa lalu ? Kali ini penulis akan menyajikan sejaraah perjuangan Umar Bin Khattab baik sebelum masuk islam maupun setelah beliau berada dalaam satu barisan bersama kaum muslimin.
Agar pembahasan tentang sejarah umar bin khattab tidak menyimpang dari kebenaran maka postingan ini juga bisa diuji oleh kebenaran sejarah, sebab penulis selalu merujuk pada sumber yang valid dan bukan rekayasa sendiri. Baik itu sejarah umar bin khattab yang masih tertulis dalam bahasa arab maupun yang sudah termasuk edisi terjemahan. Secara sengaja sejarah umar bin khattab r.a dilhadirkan secara khusus disini untuk membekali generasi penerus bangsa agar selalu punya semangat dalam menciptakan kemajuan sesuai dengan norma yang memberi manfaat kepada semua orang.
Sahabat Umar Bin khattab rodhiyallohu ‘anhu adalah salah satu sahabat utama Rosululloh SAW yang terkenal pemberani, tegas dan punya jiwa kepemimpinan yang sangat kuat. Berdasarkan literature sejarah, Umar bin khattab punya naama asli sebagai Umar bin Abdul Uzza Bin Rabbah Bin Qurt Bin Rizzah Bin Adiy bin Kaab. Mungkin ada sebagian pembaca yang bingung dengan nama panjang tersebut, tapi orang arab memang termasuk bangsa yang paling hafal akan urutan nenek moyangnya. Bin itu punya arti sebagai anak dari…, seperti Umar itu anak dari Abdul uzza, sementara abdul uzza itu putra dari Rabbah dan seterusnya. Umar bin khattab dilahirkan di negara Arab Saudi, tepatnya 13 tahun setelah Nabi Muhammad SAW dilahirkan. Mungkin ada diantara pembaca yang juga belum mengerti tahun kelahiran Rosululloh SAW , maka penulis sebutkan saja disini, Rosululloh SAW dilahirkan pada tahun 571 Masehi, jadi Umar bin Khattab lahir pada taahun 584 Masehi. Beliau punya seorang ayah yang sangat keras dalam memberi pendidikan dan karakter keberanian kepadanya. Ayah Umar , yang bernama Khattab bin Nufail Al Quraisy. Bangsa arab pada zaaman dulu pasti tahu jika suku qurais termasuk suku yang sangat disegani dan dihormati oleh bangsa lain.
anda sedang membaca sejarah umar bin khattab
Bahkan kalau ditelusuri lebih jauh nabi Muhammad SAW juga masih satu keluarga dengan umar bin khattab r.a, antara Rosul dengan Umar bin Khattab masih sama sama keturunan dari bani Ka’ab. Dan bani Ka’ab ini menurunkan dua keluarga besar, yaitu Bani Adi(nenek moyang Umar) dan Bani Murrah (garis keturunan Nabi Muhammad SAW). Meski umar masih dalam satu garis keturunan dengan keluarga Rosululloh SAW,taapi pada awal kelahiranislaam, Umar bin Khattab termasuk orang yang paling benci dengan kemunculaan islam di tanah arab. Umar selalu menghalangi dan menakut nakuti masyarakat aagar jangan memeluk ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Semua orang waktu itu juga tahu jika mereka lebih memilih untuk menghindari tantangan umar bin khattab , sebab selain punya keberanian tingkat tinggi, umar bin khattab juga sangat lihai dalam memainkan pedang.Berapapun jumlah musuh yang menyerangnya bisa dipastikan akan tewas dengan kepala terpenggal. Oleh karena itu masyarakat pun ketakutan dan tak ada yang berani meladeni tantangan umur in khattab untuk berduel.
Sebelum Umar bin khattab masuk islam secara langsung beliau adalah orang yang paling ditakuti dan menjadi ancaman paling berbahaya bagi kaum muslimin. Umar bin khattab tak akan sungkan sungkan untuk menyiksa siapa saja yang nekad masuk islam. Tidak seperti zaman sekarang, orang bisa masuk agama islam tanpa merasa takut akan disksa oleh oraang lain. Orang yang masuk islam waktu itu adalah umat pilihan yang terbukti mampu mempertahankan akidah dan keimanannya hingga tetes darah terakhir. Maka jangan heran bila banyak diantara mereka mendaapaat jaminan syurga dari Alloh SWT atas semua pengorbanan harta dan jiwa demi keyakinan islam di dada.Umaar bin khattab juga perah menyiksa dua orang yang jadi budaknya karena mereka tak mau kembali menyembah patung dan berhala yang menjaadi tuhan kaum kafir. Labibah dan Zinnirah, dua budak Umar bin khattab yang mengalami siksaan berat dengan ratusaan cambuk tanpa ampun dari orang yang kemudian membawa kejayaan besar pada saat menjaadi seorang khalifah.
(jangan pernah lupakan sejarah umar bin khattab selamanya)
Meski banyak orang yang masuk menderita sikaan berat, tapi semangat orag arab untuk memeluk ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW tak pernah pudar, semakin hari jumlah orang yang mengikuti jejak rosul semakin meningkat.Hal ini juga membawa kegelisahan dan kekhawatiran tersendiri pada diri umar bin khattab. Ketika tingkat kesabarannya habis, umar bin khattab melakukan pertemuan dengan para pembesar kaum kafir qurays untuk menyusun sebuah strategi membendung dakwah nabi. Dari pertemuan tingkat tokoh tersebut dihasilkan keputusan bulat untuk membunuh Nabi Muhammad SAW. Dan sebagai pelaku pembunuhan rahasia yang terncana ini diemban oleh umar bin khattab. Maka keesokan harinya berangkatlah umar bin khattab menuju kediaman Rosululloh SAW, dengan kuda pilihan dan pedang terhunus, umar bin khattab bergerak dan sesumbar akan mengakhiri hidup Nabi Muhammad SAW. Ditengah perjalanan menuju kediaman Rosululloh SAW, langkahnya dihentikan oleh orag yang bernama Nu’aim bin Abdulloh, meski dengan perasaan takut, dia mengajukan pertanyaan penting kepada umar bin khattab. Nu’aim bertanya :”Hendak kemana engkau,wahai umar yang gagah berani?” Tanpa banyak bicara umar bin khattab menjawab dengan tegas bahwa dia akan membunuh Nabi Muhammad SAW. Melihat keteguhan niat Umar bin khattab maka Nu’aim pun bertanya kembali, “ hei,umar… apakah engkau tidak takut jika nantinya bani hasyi akan menuntut balas atas kematiannya?” Di dunia ini tak ada yang aku takuti, kamu tak usah mengecilkan niatku atau kamu ingin kupenggal dengan pedangku ini hah?!, Mendengar ancaman umar bin khattab , nu’aim kemudian jadi merasa gentar, sebab umar dikenal tak pernah main main dengan ucapannya. Tapi Nu’aim lalu berkata lembut dan memberi informasi penting begini, “umar… ketahuilah sebelum engkau berangkat membunuh Nabi Muhammad SAW maka bereskan dulu keluargamu, sebab adik kandungmu juga telah memeluk ajaran yang dibawa oleh Rosululloh SAW, jadi akan sangat aneh bila engkau mau membunuh rosul sementara anggota adik kandungmu menganut ajaran beliau” Setelah berkata demikian, Nu’aim pergi meninggalkan umar bin khattab yang berdiri terpaku.
Jantung umar bin khattab terasa mau copok dan telinga selaksa mendengar suara halilintar, dia lalu memacu kudanya ke arah rumah adiknya yang bernama Fatimah. Tanpa mengetuk pintu, umar bin khattab langsung mendobrak rumah Fatimah yang sedang dipakai untuk mengaji al quran. Di rumah tersebut terdapat Sa’id bin Zaid dan Khabab bin Arts. Sa’id adalah suami Fatimah sementara khabab adalah orang yang sedang mengajarkan salah satu surat di dalam al quran. Umar bin khattab langsung memukul Sa’id daan menampar Fatimah hingga keluarlah darah dari kedua pipinya. Fatimah dengan suara keras menggertak kakak kandungya dengan ucapan “ini kak tampar lagi kalau belum puas, tampar dan tampar agar engkau senang !” Umar bin khattab tak tega juga melihat darah yang mengalir dari pipi adik kandungnya, sebagai saudara yang punya ikatan batin maka rasanya sejahat apapun seorang kakak tak akan pernah bisa menyakiti hati saudaranya kendungya sendiri. Nada suara umar bin khattab mulai pelan, dia minta agar lembaran yang sedang dibaca oleh Fatimah untuk segera diserahkan kepadanya, umar bin khattab penasaran dan ingin membacanya sendri. Tapi Fatimah tidak mengijinkan umar bin khattab untuk memegang lembaran suci yang berisi ayat suci al quran. Fatimah kemudian meminta umar bin khattab agar bersuci terlebih dahulu sebelum menyentuh mushaf yang ada di tangannya. Setelah umar bin khattab bersuci, lalu fatimah memberikan lembaran tersebut, umar pun dengan penuh kesungguhan membaca tulisan yang ada di dalamnya, tak terasa linang air matannya mengalir dan terus mengalir hingga beliau hampir saja pingsan. Umar bin khattab tidak kuat dan benar benar mengagumi gaya bahasa dalam ayat yang beliau baca. Umar berkeyakinan jika tak pernah ada manusia yang akan mampu membuat tulisan seindah kitab suci al quran.
Hati umar bin khattab pun terbuka oleh sentuhan hidayah dari Alloh SWT, beliau meminta kepada Fatimah dan suaminya agar diantar menuju kediaman Rosulullloh SAW. Ketiga orang yang berada di rumah tersebut saling berpandangan, mereka takut jangan jangan kedatangan umar bin khattab hanya akan mencelakkkan Rosululloh SAW. Umar pun memaandang mereka saatu per satu lalu berkata : “ antarkan aku ke rumah rosululloh saw, aku mau mengikuti ajaran yang kalian anut dan akan menjadi pengikut setia rosululloh SAW.” Seketika khabab mengucapkan syukur : “Alhamdulillahi robbil ‘alamin, Alloh telah mengabulkan doa baginda nabi beberapa waktu lalu, beliau pernah berdoa agar Alloh menguatkan Islam dengan masuknya salah satu dari dua umar, Umar pertama adalah "umar bin khattab" dan umar kedua adalah Amr bin Hisyam atau yang lebih dikenal dengan nama Abu jahal.
"berbahagialah bila kita menemukan sejarah umar bin khattab "
Maka berangkatlah umar bin khattab untuk menemui Rosululloh SAW dengan diantar oleh mereka.Waktu itu nabi sedang bersama sama sahabat, mendengar umar bin khattab yang datang, maka sahabat lain ketakutan, kecuali paman nabi yang bernama Hamzah. Paman nabi yang berasal dari bani abbas ini keluar tanpa merasa gentar menemui umar bin khattab, setelah tahu maksud kedatangan umar, hamzah kemudian mempersilahkan masuk untuk menghadap rosululloh SAW. Umar menangis dan menyatakan dua kalimah syahadat “azhadu alla illa ha illalloh wa azhadu anna muhammadar rosululloh (saya bersaksi tiada Tuhan selain Alloh dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Alloh). Sejak saat itu umar bin khattab resmi menjadi seorang muslim dan disambut secara suka cita oleh kaum muslimin. Bahkan Umar bin khattab mengusulkan kepada Rosululloh agar jangan sembunyi sembunyi dalam berdakwah. Umar berkata bahwa ia siap mendmpingi rosululloh saw dan akan menghajar siapapun yang menghalang halangi kegiatan dakwahnya. Umar bin khattab rela mati dalam melindungi rosululloh kapanpun daan dimanapun tanpa batasan waktu.
Berita masuknya umar bin khattab ke dalam islam ini menjadi pukulan telak bagi kaum kafir, umar berkeliling menemui para pembesar kaum kafir dan menyatakan akan melenyapkan siapa saja yang mengganggu rosululloh dan kaum muslimin. Maka tak salah bila kemudian Rosululloh SAW memberi gelar kepadanya dengan julukan Al Faruq atau kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti pembeda, ya… kehadiran umar bin khattab telah membawa perbedaan dan memberi pengaruh besar pada perkembangan islam selanjutnya. Semoga kita juga punya semangat keislaaman sebagaimana yang telah dicontohkan secara nyata oleh Umar Bin Khttab Rodliallohu 'anhu. Demikian pembahasan tentang sejarah Umar Bin Khattab , bila pembaca berkenan bisa datang ke blog ini lagi karena sejarah dan riwayat hidup Umar bin khattab akan penulis lanjutkkan dengan artikel menarik semasa beliau menjabat sebagai khalifah.
Sumber : http://www.bankbsm.com
Agar pembahasan tentang sejarah umar bin khattab tidak menyimpang dari kebenaran maka postingan ini juga bisa diuji oleh kebenaran sejarah, sebab penulis selalu merujuk pada sumber yang valid dan bukan rekayasa sendiri. Baik itu sejarah umar bin khattab yang masih tertulis dalam bahasa arab maupun yang sudah termasuk edisi terjemahan. Secara sengaja sejarah umar bin khattab r.a dilhadirkan secara khusus disini untuk membekali generasi penerus bangsa agar selalu punya semangat dalam menciptakan kemajuan sesuai dengan norma yang memberi manfaat kepada semua orang.
Sahabat Umar Bin khattab rodhiyallohu ‘anhu adalah salah satu sahabat utama Rosululloh SAW yang terkenal pemberani, tegas dan punya jiwa kepemimpinan yang sangat kuat. Berdasarkan literature sejarah, Umar bin khattab punya naama asli sebagai Umar bin Abdul Uzza Bin Rabbah Bin Qurt Bin Rizzah Bin Adiy bin Kaab. Mungkin ada sebagian pembaca yang bingung dengan nama panjang tersebut, tapi orang arab memang termasuk bangsa yang paling hafal akan urutan nenek moyangnya. Bin itu punya arti sebagai anak dari…, seperti Umar itu anak dari Abdul uzza, sementara abdul uzza itu putra dari Rabbah dan seterusnya. Umar bin khattab dilahirkan di negara Arab Saudi, tepatnya 13 tahun setelah Nabi Muhammad SAW dilahirkan. Mungkin ada diantara pembaca yang juga belum mengerti tahun kelahiran Rosululloh SAW , maka penulis sebutkan saja disini, Rosululloh SAW dilahirkan pada tahun 571 Masehi, jadi Umar bin Khattab lahir pada taahun 584 Masehi. Beliau punya seorang ayah yang sangat keras dalam memberi pendidikan dan karakter keberanian kepadanya. Ayah Umar , yang bernama Khattab bin Nufail Al Quraisy. Bangsa arab pada zaaman dulu pasti tahu jika suku qurais termasuk suku yang sangat disegani dan dihormati oleh bangsa lain.
anda sedang membaca sejarah umar bin khattab
Bahkan kalau ditelusuri lebih jauh nabi Muhammad SAW juga masih satu keluarga dengan umar bin khattab r.a, antara Rosul dengan Umar bin Khattab masih sama sama keturunan dari bani Ka’ab. Dan bani Ka’ab ini menurunkan dua keluarga besar, yaitu Bani Adi(nenek moyang Umar) dan Bani Murrah (garis keturunan Nabi Muhammad SAW). Meski umar masih dalam satu garis keturunan dengan keluarga Rosululloh SAW,taapi pada awal kelahiranislaam, Umar bin Khattab termasuk orang yang paling benci dengan kemunculaan islam di tanah arab. Umar selalu menghalangi dan menakut nakuti masyarakat aagar jangan memeluk ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Semua orang waktu itu juga tahu jika mereka lebih memilih untuk menghindari tantangan umar bin khattab , sebab selain punya keberanian tingkat tinggi, umar bin khattab juga sangat lihai dalam memainkan pedang.Berapapun jumlah musuh yang menyerangnya bisa dipastikan akan tewas dengan kepala terpenggal. Oleh karena itu masyarakat pun ketakutan dan tak ada yang berani meladeni tantangan umur in khattab untuk berduel.
Sebelum Umar bin khattab masuk islam secara langsung beliau adalah orang yang paling ditakuti dan menjadi ancaman paling berbahaya bagi kaum muslimin. Umar bin khattab tak akan sungkan sungkan untuk menyiksa siapa saja yang nekad masuk islam. Tidak seperti zaman sekarang, orang bisa masuk agama islam tanpa merasa takut akan disksa oleh oraang lain. Orang yang masuk islam waktu itu adalah umat pilihan yang terbukti mampu mempertahankan akidah dan keimanannya hingga tetes darah terakhir. Maka jangan heran bila banyak diantara mereka mendaapaat jaminan syurga dari Alloh SWT atas semua pengorbanan harta dan jiwa demi keyakinan islam di dada.Umaar bin khattab juga perah menyiksa dua orang yang jadi budaknya karena mereka tak mau kembali menyembah patung dan berhala yang menjaadi tuhan kaum kafir. Labibah dan Zinnirah, dua budak Umar bin khattab yang mengalami siksaan berat dengan ratusaan cambuk tanpa ampun dari orang yang kemudian membawa kejayaan besar pada saat menjaadi seorang khalifah.
(jangan pernah lupakan sejarah umar bin khattab selamanya)
Meski banyak orang yang masuk menderita sikaan berat, tapi semangat orag arab untuk memeluk ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW tak pernah pudar, semakin hari jumlah orang yang mengikuti jejak rosul semakin meningkat.Hal ini juga membawa kegelisahan dan kekhawatiran tersendiri pada diri umar bin khattab. Ketika tingkat kesabarannya habis, umar bin khattab melakukan pertemuan dengan para pembesar kaum kafir qurays untuk menyusun sebuah strategi membendung dakwah nabi. Dari pertemuan tingkat tokoh tersebut dihasilkan keputusan bulat untuk membunuh Nabi Muhammad SAW. Dan sebagai pelaku pembunuhan rahasia yang terncana ini diemban oleh umar bin khattab. Maka keesokan harinya berangkatlah umar bin khattab menuju kediaman Rosululloh SAW, dengan kuda pilihan dan pedang terhunus, umar bin khattab bergerak dan sesumbar akan mengakhiri hidup Nabi Muhammad SAW. Ditengah perjalanan menuju kediaman Rosululloh SAW, langkahnya dihentikan oleh orag yang bernama Nu’aim bin Abdulloh, meski dengan perasaan takut, dia mengajukan pertanyaan penting kepada umar bin khattab. Nu’aim bertanya :”Hendak kemana engkau,wahai umar yang gagah berani?” Tanpa banyak bicara umar bin khattab menjawab dengan tegas bahwa dia akan membunuh Nabi Muhammad SAW. Melihat keteguhan niat Umar bin khattab maka Nu’aim pun bertanya kembali, “ hei,umar… apakah engkau tidak takut jika nantinya bani hasyi akan menuntut balas atas kematiannya?” Di dunia ini tak ada yang aku takuti, kamu tak usah mengecilkan niatku atau kamu ingin kupenggal dengan pedangku ini hah?!, Mendengar ancaman umar bin khattab , nu’aim kemudian jadi merasa gentar, sebab umar dikenal tak pernah main main dengan ucapannya. Tapi Nu’aim lalu berkata lembut dan memberi informasi penting begini, “umar… ketahuilah sebelum engkau berangkat membunuh Nabi Muhammad SAW maka bereskan dulu keluargamu, sebab adik kandungmu juga telah memeluk ajaran yang dibawa oleh Rosululloh SAW, jadi akan sangat aneh bila engkau mau membunuh rosul sementara anggota adik kandungmu menganut ajaran beliau” Setelah berkata demikian, Nu’aim pergi meninggalkan umar bin khattab yang berdiri terpaku.
Jantung umar bin khattab terasa mau copok dan telinga selaksa mendengar suara halilintar, dia lalu memacu kudanya ke arah rumah adiknya yang bernama Fatimah. Tanpa mengetuk pintu, umar bin khattab langsung mendobrak rumah Fatimah yang sedang dipakai untuk mengaji al quran. Di rumah tersebut terdapat Sa’id bin Zaid dan Khabab bin Arts. Sa’id adalah suami Fatimah sementara khabab adalah orang yang sedang mengajarkan salah satu surat di dalam al quran. Umar bin khattab langsung memukul Sa’id daan menampar Fatimah hingga keluarlah darah dari kedua pipinya. Fatimah dengan suara keras menggertak kakak kandungya dengan ucapan “ini kak tampar lagi kalau belum puas, tampar dan tampar agar engkau senang !” Umar bin khattab tak tega juga melihat darah yang mengalir dari pipi adik kandungnya, sebagai saudara yang punya ikatan batin maka rasanya sejahat apapun seorang kakak tak akan pernah bisa menyakiti hati saudaranya kendungya sendiri. Nada suara umar bin khattab mulai pelan, dia minta agar lembaran yang sedang dibaca oleh Fatimah untuk segera diserahkan kepadanya, umar bin khattab penasaran dan ingin membacanya sendri. Tapi Fatimah tidak mengijinkan umar bin khattab untuk memegang lembaran suci yang berisi ayat suci al quran. Fatimah kemudian meminta umar bin khattab agar bersuci terlebih dahulu sebelum menyentuh mushaf yang ada di tangannya. Setelah umar bin khattab bersuci, lalu fatimah memberikan lembaran tersebut, umar pun dengan penuh kesungguhan membaca tulisan yang ada di dalamnya, tak terasa linang air matannya mengalir dan terus mengalir hingga beliau hampir saja pingsan. Umar bin khattab tidak kuat dan benar benar mengagumi gaya bahasa dalam ayat yang beliau baca. Umar berkeyakinan jika tak pernah ada manusia yang akan mampu membuat tulisan seindah kitab suci al quran.
Hati umar bin khattab pun terbuka oleh sentuhan hidayah dari Alloh SWT, beliau meminta kepada Fatimah dan suaminya agar diantar menuju kediaman Rosulullloh SAW. Ketiga orang yang berada di rumah tersebut saling berpandangan, mereka takut jangan jangan kedatangan umar bin khattab hanya akan mencelakkkan Rosululloh SAW. Umar pun memaandang mereka saatu per satu lalu berkata : “ antarkan aku ke rumah rosululloh saw, aku mau mengikuti ajaran yang kalian anut dan akan menjadi pengikut setia rosululloh SAW.” Seketika khabab mengucapkan syukur : “Alhamdulillahi robbil ‘alamin, Alloh telah mengabulkan doa baginda nabi beberapa waktu lalu, beliau pernah berdoa agar Alloh menguatkan Islam dengan masuknya salah satu dari dua umar, Umar pertama adalah "umar bin khattab" dan umar kedua adalah Amr bin Hisyam atau yang lebih dikenal dengan nama Abu jahal.
"berbahagialah bila kita menemukan sejarah umar bin khattab "
Maka berangkatlah umar bin khattab untuk menemui Rosululloh SAW dengan diantar oleh mereka.Waktu itu nabi sedang bersama sama sahabat, mendengar umar bin khattab yang datang, maka sahabat lain ketakutan, kecuali paman nabi yang bernama Hamzah. Paman nabi yang berasal dari bani abbas ini keluar tanpa merasa gentar menemui umar bin khattab, setelah tahu maksud kedatangan umar, hamzah kemudian mempersilahkan masuk untuk menghadap rosululloh SAW. Umar menangis dan menyatakan dua kalimah syahadat “azhadu alla illa ha illalloh wa azhadu anna muhammadar rosululloh (saya bersaksi tiada Tuhan selain Alloh dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Alloh). Sejak saat itu umar bin khattab resmi menjadi seorang muslim dan disambut secara suka cita oleh kaum muslimin. Bahkan Umar bin khattab mengusulkan kepada Rosululloh agar jangan sembunyi sembunyi dalam berdakwah. Umar berkata bahwa ia siap mendmpingi rosululloh saw dan akan menghajar siapapun yang menghalang halangi kegiatan dakwahnya. Umar bin khattab rela mati dalam melindungi rosululloh kapanpun daan dimanapun tanpa batasan waktu.
Berita masuknya umar bin khattab ke dalam islam ini menjadi pukulan telak bagi kaum kafir, umar berkeliling menemui para pembesar kaum kafir dan menyatakan akan melenyapkan siapa saja yang mengganggu rosululloh dan kaum muslimin. Maka tak salah bila kemudian Rosululloh SAW memberi gelar kepadanya dengan julukan Al Faruq atau kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti pembeda, ya… kehadiran umar bin khattab telah membawa perbedaan dan memberi pengaruh besar pada perkembangan islam selanjutnya. Semoga kita juga punya semangat keislaaman sebagaimana yang telah dicontohkan secara nyata oleh Umar Bin Khttab Rodliallohu 'anhu. Demikian pembahasan tentang sejarah Umar Bin Khattab , bila pembaca berkenan bisa datang ke blog ini lagi karena sejarah dan riwayat hidup Umar bin khattab akan penulis lanjutkkan dengan artikel menarik semasa beliau menjabat sebagai khalifah.
Sumber : http://www.bankbsm.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar