Seorang ibu histeris
ketika mengetahui anaknya tewas akibat terkena serangan roket israel di
Gaza, Palestina. Anak-anak dan perempuan memang menjadi korban tewas
paling banyak dalam serangan Israel sejak Rabu pekan lalu.
Sampai
saat ini, genap sepekan konflik berdarah Israel-Palestina, sudah 14
anak meninggal dunia dan 709 anak lainnya terluka. Anak-anak Palestina
pun menuntut jawab, mengapa mereka yang harus menjadi korban serangan
Israel.“Kepada dunia dan seluruh dunia, kenapa kami yang harus terbunuh? Apa yang telah kami lakukan sehingga kami harus mengalami ini semua?” kata Nawal Azard, seorang anak perempuan Palestina.
Pertanyaan itu seolah
menggantung di udara, seiring roket-roket Israel yang menghujami tanah
tempat mereka berpijak. Lihat video bocah-bocah malang Palestina itu di tautan video ini.
Sementara itu, upaya diplomasi masih terus dilakukan sejumpah pihak untuk menghentikan kekerasan di Gaza. Hari ini, Selasa 20 November 2012, Sekretaris Jenderal PBB dijadwalkan tiba di Mesir untuk membicarakan upaya gencatan senjata antara Israel dan Palestina.
“Saya mendesak kedua pihak untuk bekerja sama mencapai gencatan senjata yang dimediasi Mesir secepatnya,” kata Ban seperti dilansir Reuters. Sehari sebelumnya, Minggu, 19 November 2012, Mesir telah bertemu dengan pihak Israel dan Palestina. Mesir pun telah mengirim delegasi ke Kairo untuk melakukan perundingan.
Hamas disebut setuju melakukan gencatan senjata jika Israel menghentikan agresinya, menghentikan pembantaian, dan menghapuskan blokade Gaza.
Sementara itu, upaya diplomasi masih terus dilakukan sejumpah pihak untuk menghentikan kekerasan di Gaza. Hari ini, Selasa 20 November 2012, Sekretaris Jenderal PBB dijadwalkan tiba di Mesir untuk membicarakan upaya gencatan senjata antara Israel dan Palestina.
“Saya mendesak kedua pihak untuk bekerja sama mencapai gencatan senjata yang dimediasi Mesir secepatnya,” kata Ban seperti dilansir Reuters. Sehari sebelumnya, Minggu, 19 November 2012, Mesir telah bertemu dengan pihak Israel dan Palestina. Mesir pun telah mengirim delegasi ke Kairo untuk melakukan perundingan.
Hamas disebut setuju melakukan gencatan senjata jika Israel menghentikan agresinya, menghentikan pembantaian, dan menghapuskan blokade Gaza.
Di sisi lain, Wakil
Perdana Menteri Israel Moshe Yaloon menulis di akun twitter-nya, “Jika
tidak ada roket dan rudal yang ditembakkan ke warga Israel, atau
serangan teroris dari Jalur Gaza, kami tidak akan menyerang.”
SUMBER : VIVA NES.CO.ID

Tidak ada komentar:
Posting Komentar